in

VIRAL! Siswa Jualan Nasi untuk Daftar Ulang d SMAN 1 Gresik Bukan Hoax

GRESIK – Siswa yang terpaksa jualan nasi bungkus untuk bisa daftar ulang sekolah di SMAN 1 Gresik ternyata bukan hoax. Setelah melakukan penelusuran ulang, pihak SMAN I Gresik telah menemukan siapa siswa yang dimaksud. Namun, pihak sekolah enggan menyampaikan identitas siswa tersebut.

Wakil Kepala Bagian Humas SMAN 1 Gresik, Abdul Mukti mengatakan memang kalau nama Anisah Safitri seperti akun yang viral tersebut tidak ada. Tetapi, setelah ditelusuri ada siswa yang tidak mampu bercerita kepada temannya tidak bisa daftar ulang.

“Iya memang ada salah satu siswa tidak mampu yang cerita pada temannya. Mungkin temannya yang memposting dengan akun tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, siswa tersebut tidak pernah konfirmasi ke sekolah terkait persoalan tersebut. Sehingga, muncul polemik tersebut. Padahal, daftar ulang tersebut tidak wajib. “Masalahnya sudah klir. Sudah tidak ada persoalan lagi,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan tidak ada pungutan yang menekan siswa. Terkait uang personal Rp 250 ribu tersebut untuk kebutuhan siswa sendiri. “Tidak ada yang seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Gresik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Puji Astuti mengatakan setiap sekolah pasti ada daftar ulang dan ketika anak yang tidak daftar ulang dinyatakan memundurkan diri. “Bagus kalau ada yang membantu kebutuhan daftar ulang melalui medsos,” ungkap dia.

Sebelumnya, dunia pendidikan di Kabupaten Gresik digegerkan dengan adanya cuitan akun Anisahsafitrii di salah satu media sosial. Pemilik akun tersebut mengaku sebagai salah satu siswa yang diterima di SMAN I Gresik. Tetapi karena tidak ada biaya daftar ulang, dirinya terpaksa berjualan nasi bungkus. (jar/rof)

(sb/jar/jay/JPR)

Sumber: jawapos.com

Pembunuh Mahasiswi Akper di Sidoarjo Divonis 15 Tahun, Keluarga Korban: Tidak Adil!

Akun Instagram Menghilang, Kekeyi Menangis Tak Bisa Kerja