in ,

Salwa Menangis di hari Kelulusannya, Ketika Nama Sang Ayah diumumkan Gugur Syahid di tangan Penjajah Israel

Salwa menangis di hari kelulusannya, ketika nama sang ayah diumumkan gugur syahid di tangan penjajah israel. Emosinya meledak, meleleh air mata yang perlahan mengalir dari pipi ke dagunya.

Salwa yang tengah berada di atas panggung, berusaha menyembunyikan air mata di balik bendera Palestina yang tengah ia genggam, mengenang momen indah bersama ayah, yang kini sudah tiada. Tak terbayang apa yang ada di kepalanya, pastilah kenangan indah yang menyeruak ketika mengingat senyum dari wajah ayahnya.

Hari kelulusan yang harusnya diwarnai kebahagiaan, peluk cium dari sang ayah, kini diisi tangis dan hanya dipeluk tiang bendera.

Sabar ya, dik Salwa…
“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.” (QS. Ali ‘Imran Ayat 169)

Salwa bukan satu-satunya anak Gaza yang ‘diuji’ kehilangan momen bersama ayahnya. Ia adalah satu dari sekian banyak anak Gaza yang kini hidup sebagai yatim, tumbuh besar tanpa hangatnya kasih sayang orangtua.

Sahabat, mari doakan ayah Salwa Mohammad Shaath semoga gugur dalam keadaan syahid atau husnul khotimah. Mari doakan juga Salwa agar bisa terus belajar, tumbuh dan menjadi wanita Palestina yang kuat, siap melawan penjajahan israel dan melahirkan keturunan yang semakin kuat lagi.

Hanya karena kelamaan masak ikan asin, Mama Muda Ini Dihajar Suaminya hingga Babak Belur

Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ini Langkah Pemda DIY